Pengaturan Kamera Seperti Aperture, Shutter Speed, ISO Untuk Gerhana Matahari

Pengaturan Kamera Seperti Aperture, Shutter Speed, ISO Untuk Gerhana Matahari

Selama perkembangan objek fotografi dari sinar matahari langsung ke puncak gerhana matahari total, cahaya akan cepat berubah dari siang hari menjadi gelap seperti senja. Bagi fotografer, ini adalah berkah dan juga kutukan.

Info : Jasa Foto Wedding Jakarta

Cahaya benar-benar tidak akan berubah secara dramatis sampai gerhana mendekati totalitas, jadi pengaturan kamera Anda bisa statis untuk sebagian besar acara – hal yang baik. Kutukannya adalah, saat gerhana menunjukkan yang paling seru, cahaya akan berubah dengan cepat, dan Anda harus siap beradaptasi. Gelandangan!

Beruntung bagi kita semua, fotografer gerhana telah memberi kita beberapa panduan pemaparan yang bagus untuk dijadikan dasar pengaturan kita, jadi kita dapat mempersiapkan secara efisien pertunjukan tersebut.

Ketika gerhana mencapai totalitas dan Anda telah melepaskan filter surya Anda dari kamera Anda, inilah saat untuk mulai melakukan bracketing tembakan Anda dengan berat. Gunakan panduan pemaparan seperti itu, panduannya. Bracket, braket, dan braket lagi. Menurut para ahli, ada rentang dinamis 12-stop yang luas dari korona di permukaan matahari sampai ke tepi luar korona.

Berikut adalah beberapa pengaturan tambahan yang perlu dipertimbangkan untuk foto gerhana Anda.

  1. JANGAN MENGGUNAKAN FLASH. Saat matahari padam, lampu kilat tidak ada gunanya. Saat matahari dikaburkan dan semua gelap, kilat Anda tidak akan menerangi sisi gelap bulan, tapi akan mengganggu orang-orang di sekitar Anda yang mencoba menikmati tontonan. Selain itu, dengan memotret flash, Anda akan membuktikan kepada semua orang bahwa Anda tidak membaca blog ini dan karena itu tidak tahu apa yang Anda lakukan dengan kamera Anda.
  2. Persediaan pada kartu memori dan ambil file mentah. Miliki cukup memori untuk menangani banyak gambar mentah.
  3. Gunakan mirror lock-up pada kamera SLR untuk meminimalkan getaran.
  4. Jangan takut untuk underexpose oleh satu atau dua berhenti, atau lebih. Hindari sorotan yang meledak. Gunakan sorot blinkies jika kamera Anda memilikinya.
  5. Sering melirik histogram Anda untuk memverifikasi pemaparan.
  6. Gunakan live view atau viewfinder elektronik untuk keuntungan apa yang Anda lihat adalah apa yang Anda dapatkan. Hal ini juga lebih aman bagi mata Anda untuk TIDAK melihat melalui pencari optik jika Anda mengabaikan saran saya tentang memasang filter dengan aman.
    Tip Komposisi

Jika Anda memotret matahari (dan bulan baru gerhana) sebagai satu-satunya subjek dalam gambar Anda, Anda pasti bisa memusatkan sinar matahari ke dalam bingkai. Tapi, jangan ragu untuk memposisikan subjek Anda menggunakan aturan pertiga, atau letakkan di tempat lain dalam bingkai untuk efek yang berpotensi dramatis atau tampilan yang unik.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*